Karawang, BSBKT86NEWS--Senin 16 januari 2023 merupakan hari kelabu bagi SMK Saintek Nurulmuslimin yang berdiri di bawah naungan sebuah Yayasan Pesantren Yatim Nurulmuslimin yang berlokasi di Dusun Gongcai Desa Telukbango Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang,
Pasalnya SMK Saintek tersebut di Demo dan di rusak beberapa fasilitas bangunan sekolahnya oleh para siswanya sendiri sebab di DUGA adanya pihak yang memprofokasi siswa bahwa jabatan kepala SMK Saintek Nurulmuslimin yang di anggap syah bernama Ibnu Mahtumi SH. MA.g harus di ganti sehingga para Siswa menjadi terbagi dua kubu yaitu kubu yang tetap mempertahankan Jabatan Kepala SMK.yang sudah Legal dan kubu Para Siswa SMK Saintek Nurulmuslimin yang di propokasi oleh oknum pihak yang akan melakukan perampasan penggantian jabatan kepala SMK saintek yang sudah legal itu.
Ibnu Mahtumi SH. MA.g. kepsek SMK Saintek Nurulmuslimin di TKP Demo para Siswa Tersebut mengatakan, Pa Furqon Abadi yang sekarang menjabat Sebagai Kepsek MTS Nurulmuslin ingin menggantikan sebagai kepsek SMK Saintek Nurulmuslimin yang seharusnnya apabila Dia sudah memiliki SK sebagai kepala SMK Saintek dari pimpinan Yayasan terkait, yang kemudian di usulkan ke Dinas Pendidikan Propinsi jawabarat untuk memiliki SK Dinas atau Kementrian Terkait sehingga punya Esesment Kepala Sekolah sehingga dapat NKS Atau Nomor Kepala Sekolah dan yang nantinya bisa mencairkan Dana Biaya Oprasional Sekolah ( BOS )atau bantuan dana lainnya dan tidak bisa dengan secara begitu saja, tegasnya.
Hamidah seorang warga Tambun Desa Karyamakmur kecamatan Batujaya senin (16/1/2023) menjelaskan bahwa Saya yang selalu menjaga dan dari awal yang ikut juga mencarikan murid Sekolah ini, jangan sampai sekolah ini di rebut oleh orang lain yaitu Ustad Furqon, jangan ada yang mengganti Ibnu mahtumi selaku kepsek SMK Saintek Nurulmuslimin, tegasnya.
Saya berharap kepala SMK Saintek Nurulmuslimin tetap Ibnu Mahtumi.
Jangan terlalu ambisi Jabatan seperti memaksa ingin mengganti jabatan Kepsek SMK Saintek ini, padahal Ustad Furqon kan sudah menjabat sebagai kepsek MTS Nurulmuslimin, seharusnya lebih mementingkan kemajuan pendidikan ini, ucapnya.
Hamidah juga lebih menjelaskan, memang baik MTS maupun SMK saintek Nurulmuslin pimpinannya adalah anaknya KH. Asy' ari selaku orang tua, kepsek MTS dan SMK Saintek Nurulmuslimin itu saudara sendiri.
Kami tidak rela kalo sekolah ini menjadi korban Perebutan atas Ambisi keluarga dan sekolah beserta para siswa menjadi Korbannya.
Kalau urusan kekuarga ya, silahkan selesaikan secara kekeluargaan, jangan anak-anak sekolah menjadi Korban, tegas Hamidah.
Adanya gerakan Demo para Siswa SMK Saintek itu juga penyebab terjadinya Korban pemukulan terhadap seorang siswa SMK saintek hingga berdarah yang di DUGA dilakukan oleh Oknum salah seorang Wakil pimpinan Yayasan pasantren Yatim Nurulmuslimin,pungkasnya.
H. Jarkasih Spd.i salah seorang pembina Yayasan Pesantren Yatim Nurulmuslimin mengaku "Saya baru mendengar kejadian ini ( Para siswa SMK Saintek melakukan Demo terhadap sekolahnya sendiri , Red.) Tadi pagi dan kronologis awalnya saya tidak tahu".
Saya selaku pembina Yayasan hanya menerima laporan dari para Dewan Gurunya katanya KONDUSIF dan KONDUSIF Saja, Tegasnya.
Korban pemukulan seorang Siswa SMK Saintek pada kasus Perusan Sekolah SMK Saintek Nurulmuslimin tadi siang sudah melakukan pemeriksaan Fisik ke Puskesmas Batujaya yang di lakukan oleh Dokter Guman selaku Petugas piket saat itu, (16/1).
Dan selanjutkan menurut pengakuan orang tua Kevin (Red. Siswa SMK Saintek korban pemukulan oknum pengurus Yayasan Pesantren Yatim Nurulmuslimin ) membuat Laporan Polisi (LP) ke Polres Karawang.
(Satibi Maulana)

