masukkan script iklan disini
SEKITAR 1OO ORANG PEDAGANG DI PINGGIR BANTARAN IRIGASI PASAR BATUJAYA RAPAT KONSULTASI DI AULA DESA BATUJAYA
Karawang, BSBKT86NEWS
Sejumlah 100 para pedagang di pinggiran sungai irigasi Pasar Batujaya berkumpul untuk mengadakan rapat konsultasi dengan para pihak Otoritas Seperti BBWS, PJT II, PT. BRANTAS dan pemerintah setempat baik Desa maupun Muspika Batujaya.
Ketua kordinator paguyuban pedagang pinggir sungai irigasi Pasar Batujaya, Toni senin (20/11/23) mengatakan, Adanya kegiatan normalisasi sepanjang saluran irigasi PJT II Rengadengklok maka kami para pedagang ini mengadakan rapat silaturahmi dan konsultasi dengan berbagai pihak terkait baik PJT. II Rengasdengklok , BBWS dan pihak terkait lainnya juga Muspika Batujaya untuk mengusulkan berupa keringan dan kemuduhan dari para pihak kebijakan terkait seperti untuk pelaksanaan pengerjaan di sekitar bangunan para pedangang di sepanjang pinggir irigasi dan pasar Batujaya di tunda dahulu hingga beberapa bulan saja Paling lama hingga selesai hari raya Idul firi di tahun 2024 ini, Ucapnya.
Dan kami berharap adanya Relokasi buat para pedagang itu, atau
Juga kami berharap adanya konfensasi atau kerohiman buat onggkos biaya pembongkaran nanti,tegas Dia.
Ketiga usulan HARAPAN tersebut seperti sebagai mana yang pernah dulu kami sampaikan pada rapat sosiasisasi di Aula kecamatan Batujaya, yang di hadiri oleh pihak PJT II, BBWS. PT. BRANTAS dan Muspika Batujaya, pungkas Toni.
Pada rapat Silaturahmi dan konsultasi tersebut hanya di hadiri oleh Sekdes Batujaya, ketua paguyuban Pedagang Pinggir irigasi dan pasar Batujaya, personal anggota Kapoksek Batujaya, dan sekitar 100 orang para pedagang.
Para pihak terkait seperti PJT II Rengasdengklok,BBWS, Muspika Batujaya berhalangan tidak bisa hadir.
Dalam hasil rapat konsultasi tersebut juga hanya bisa menampung semua usulan para pedagang itu dan di terima serta di kumpulkan oleh sekdes Batujaya selaku pengatur acara atau mediator untuk di sampaikan ke pihak terkait tersebut.
Salah seorang pedagang Batujaya Budi Ahmad yang akrab di panggil Abeng menambahkan bahwa, dari semua Aspirasi para pedagang itu, yang paling pertama adalah tentang Relokasi dimana kita di pindahkan.
Dan kitapun sadar bahwa tanah yang kita tempati ini milik pemerintah atau PJT II dengan kata lain Kita ini NUMPANG.
Tetapi kita butuh jawaban ada atau tidak Relokasi itu, kalau ada katakan ada dan kalau tidakpun katakan tidak ada, tegasnya.
.BSBKT86NEWS
A. SATIBI MAULANA
