masukkan script iklan disini
Karawang, BSBKT86NEWS
Bangunan SDN V Batujaya roboh akibat termakan usia dan karena sudah terlalu lama kayu atap dan gentingnya ambruk karena sejak di bangun tahun 2011 hingga sekarang 2024 belum mendapat bantuan rehab.
Dengan kondisi seperti itu kepala sekolah atas izin korwil Batujaya Cambidik Batujaya mengambil langkah terbaik sehingga anak belajar di kelas yang serba darurat yang ada dengan setiap kelas di Skat.
Kepala SDN V Batujaya N. Uhrowiyah S.P.d. SD. Mengatakan memang kondisi bangunan SDN V Batujaya ini kondusinya sangat menghawatirkan sekali, kedua Unit bangunan semuanya sudah rusak parah dan yang sekarang roboh itu yang sudah tidak bisa di gunakan belajar-mengajar oleh guru dan para siswa, karena di dirikan dari tahun 2011 sampai 2024 sekarang ini belum mendapat bantuan rehab dari pemerintah.
Dan kami saat ini harus tetap berupaya agar para siswa tetap bisa belajar, walaupun di bangunan sekolah yang kondisinya sudah rusak.
Belajar di bangunan sekolah yang kondisinya yang rusak parah itu, sebenarya kami sangat menghawatirkan akan keselamatan para Siswa kami, dan juga para guru kami pada umumnya, apalagi saat di musim penghujan seperti sekarang ini, anak belajar di bangunan yang serba bocor depan halaman sekolah kami banjir tergenang air hingga ketinggian 30 cm, Sungguh memprihatinkan
Dan dari itu kami
Mohon perhatiannya kepada pemerintah Daerah maupun pusat agar bangunan sekolah kami secepatnya kembali di bangun, supaya kami bisa kembali melaksanakan kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti semula dengan baik .
Ketua komite SDN V Batujaya Nabrowi, mengaku sangat kecewa dengan adanya keberadaan bangunan sekolah yang dua Unit ini yang belum mendapat Bantuan Rehab sampai bangunan yang satu unitnya itu keburu roboh bagian atasnya.
Padahal kami sudah sering mengajukan melalui proposal berkali
-kali ke Dinas Kabupaten dan Pemda Karawang tegasnya; dengan nada penuh kecewa.
Selain itu Nabrowi menyesalkan yang katanya di tahun anggaran 2023 kami SDN Batujaya mendapatkan Rehabilitasi dari APBD II atau ABT Karawang tapi sampai ahir Desember 2023 tidak muncul-muncul juga, sampai atap dan genteng harus keburu merobot, pungkasnya.
Editor:BSBKT86NEWS
AHMAD SATIBI MAULANA

