• Jelajahi

    Copyright © BSBKT86NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    KEGIATAN SCREENING ANEMIA PADA REMANTRI, MENCEGAH STUNTING DI SMPN II PAKISJAYA OLEH TIEM PUSKESMAS PAKISJAYA

    Senin, 06 Februari 2023, Februari 06, 2023 WIB Last Updated 2023-02-07T07:25:24Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Karawang, BSKT.86 Sejumlah 531 siswi  SMPN II Pakisjaya di harapkan  bisa mengikuti kegiatan Screening Anemia pada Remantri  untuk mencegah Stunting oleh Tiem Puskesmas Pakisjaya  dengan  penuh  perhatian  yang di hususkan  untuk usia 12 sampai 16 tahun  atau usia remaja.

    Programer gizi Puskesmas Pakisjaya Carles Sianivar AMG  senin ( 06/02/23) mengatakan,   kegiatan Stunting seperti itu dilakukan  setiap 3 bulan sekali di setiap  tingkat SLTP dan SLTA seperti  di SMPN II.Pakisjaya,  tetapi untuk pelaporannya  harus setiap  1 bulan sekali. 


    Dan yang tujuannya adalah mempersiapkan   untuk  tidak  terjadi  adanya kekurangan    sel- sel darah  bagi usia remaja pada saat datang waktunya menstruasi  dan untuk mencegah terjadinya Anemia berat bagi remaja putri  itu yang akan berpengaruh  terhadap kondisi  remaja tersebut hususnya  pada saat remaja itu setelah menikah  dan juga  akan  menjadi ibu yang   bisa  melahirkan dengan selamat dan bayinya kelak tidak menjadi stanting, paparnya.

    Pada kegiatan Stanting di tingkat SLTP atau SLTA Itu adalah  pertama  memberikan penyuluhan kepada sejumlah siswi yang hadir saat itu tentang kerugian Stanting,  kedua  Screening Anemia dan pemberian  tablet penambah darah.

    Adaapun  kerugian  akibat pengaruh Stanting adalah akan memiliki Cara berlikir yang lamban, di saat masa mencari kerja itu akan susah karena tidak memenuhi kreteria  ukuran tinggi badan   dalam persyaratan kerja. dan akan  rentang dengan penyakit,Terangnya.

    Perlu juga di garis bawahi tegas Carles,   bahwa  faktor Gen itu tidak 100 persen mempengaruhi terhadap  pertumbuhan dan perkembangan  tubuhnya seorang anak,  baik berat badan atau tinggi badannya anak, .bisa di lihat perkembangannya setelah anak berusia 2 tahun sampai 5 tahun,    tetapi stunting  bisa terjadi  karena adanya pola konsumsi sehari- harinya  yang tidak seimbang, ungkapnya.

    Kepala Puskesmas Pakisjaya H.Ali Ajazi S.KM Menambahkan, bahwa jurus bebas stunting adalah  dengan  cara  ABCDE yaitu : 

    A.  Aktif minum tablet tambah darah

    B. Bumuil teratur di periksa

    C. Cukupi protein hewani

    D. Datang ke posyandu

    E. Ekslusif ASI 6 tahun.

    H. Ali Ajazi Kapus Pakisjaya juga menghimbau,  Until Rematri (Remaja Putri)  agar makanlah dengan teratur dan bergizi (ada karbohidrat, ada sayuran, lauk pauk dan buah-buahan) juga hindari makanan yang pedas- pedas, Es, dan terlalu asam. Karena akan berakibat ke penyakit pencernaan ( Mag, Types Diare, Dysentri) sehingga akan mengalami Anemia, yang berpengaruh terhadap aktifitas fisik dan proses belajar dan berpikir, ucapnya.



    Reporter BSKT.86                  Satibi maulana

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +